Kemenag Matangkan Pelaksanaan PLPG Tahun 2017 Berbasis Online

Kemenag Matangkan Pelaksanaan PLPG Tahun 2017 Berbasis Online
Kemenag Matangkan Pelaksanaan PLPG Tahun 2017 Berbasis Online – Sahabat  infosekolah87 pejuangnya Madrasah Indonesia, ada yang berbeda pada pelaksanaan PLPG di tahun 2017, perbedaan ini sudah terlihat dari pengambilan peserta PLPG Tahun 2017, Peserta ini di Undang Oleh Kemenag sendiri melalui akun Simpatikanya Masing PTK.
Untuk itu Kemenag akan telah mematangkan PLPG pada tahun 2017 ini berbasis Online, simak berita selengkapnya Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan  (GTK) Madrasah tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) tahun 2017 berbasis online. Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin menuturkan bahwa selain mengurusi Tunjangan Profesi Guru (TPG), salah satu kegiatan utama di Dit GTK Madrasah  yaitu pelaksanaan PLPG.
Dikatakan Kamaruddin, PLPG tidak hanya sebuah aktifitas formalitas biasa tetapi harus bisa meningkatkan mutu dan kualitas guru. “Sertifikasi lewat PLPG ini betul-betul bisa menjadi sarana untuk meningkatkan mutu dan kualitas guru secara signifikan,” ujar Kamaruddin saat memberikan arahan dalam Workshop Sistem Informasi Guru Dan Tenaga Kependidikan di Makasar Rabu (6/9).
Salah satu instrumen untuk membantu pengembangkan tata kelola guru adalah sistem informasi yang baik. Dalam konteks ini, Dit GTK sudah memiliki Simpatika.
Namun demikian, Simpatika harus terus disempurnakan agar bisa menjadi rujukan bersama dan menunjang pelaksanaan PLPG berbasis online.  Lebih dari itu, Simpatikan juga bisa menajdi saran efektif dalam penuntasan pembayaran tunjangan profesi guru tahun ini. 
Workshop ini diikuti tim teknis admin Simpatika. Kamaruddin menilai tim teknis berperan fundamental dalam peningkatan kualitas pendataan guru dan tenaga kependidikan.
“Pendataan termasuk diantara tantangan yang paling besar, jumlah guru madrasah yang sangat banyak dengan variasi latar belakangnya, variasi kualifikasinya, kompetensi, variasi persoalannya masing-masing sehingga menyebabkan persoalan yang tidak sederhana, sangat kompleks,” ujarnya. 
Kepada peserta, Kamaruddin berharap mereka dapat memainkan peran strategis demi penyempurnaan sistem informasi guru dan tenaga kependikan (Simpatika).  “Admin termasuk salah satu yang paling penting dalam struktur GTK. Kita kadang belum yakin dengan akurasi data yang kita miliki. Mudah-mudah pertemuan ini bisa menjadi salah satu wasilah untuk menyempurnakan ini,” tutupnya.
Peserta workshop terdiri dari admin SIMPATIKA dari 34 provinsi, unsur perguruan tinggi pelaksana PLPG dan Tim Klase Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.