Contoh Latihan Soal UKG SD Bagian 1 (soal 1-50)

 Contoh Latihan Soal UKG SD- Sahabat Infosekolah87 yuk belajar lagi supaya pintar dan lulus UKG 2015, Simak dan pahami soalnya
Contoh Latihan Soal UKG SD

1

KD 1.1 Analisis Perkembangan Bahasa Anak Usia SD
Berikut ini adalah Karakteristik Anak Usia SD dari segi Mental, yaitu...________________
A.
Anak sudah memiliki gerakan yang bebas dan aman. Hal ini berguna untuk melakukan berbagai gerakan motorik kasar (jasmani) seperti memanjat, berlari dan menaiki tangga.
B.
Anak dapat menunjukkan kreativitasnya dalam membentuk sesatu karya tertentu
C.
Anak mulai tidak suka terikat dengan orang dewasa
D.
Anak menunjukkan tenggang rasa dan penghargaan terhadap teman
2

KD 1.1 Analisis Perkembangan Bahasa Anak Usia SD
Berikut ini adalah Karakteristik Anak Usia SD dari segi Psikomotorik, yaitu...________________
A.
Anak sudah dapat memakai pakaian dengan rapi
B.
Anak dapat menciptakan sesiatu bentuk/benda dengan menggunakan alat
C.
Anak sudah mulai memahami beberapa konsep abstrak seperti menghitung tanpa menggunakan benda
D.
Anak menunjukkan kepedulian terhadap orang lain
3

KD 1.1 Analisis Perkembangan Bahasa Anak Usia SD
Berikut ini adalah Karakteristik Anak Usia SD dari segi Emosionalitas, yaitu...________________
A.
Anak menunjukkan keceriaan dalam berbagai aktivitas bersama kelompok teman sebayanya
B.
Anak dapat memperlihatkan insiatif dan alternative untuk memecahkan masalah-masalah tertentu
C.
Anak sudah mulai memahami beberapa konsep abstrak seperti menghitung tanpa menggunakan benda
D.
Anak dapat menampilkan sifat ingin tahu
4

KD 1.1 Analisis Perkembangan Bahasa Anak Usia SD
Memiliki kemampuan dalam melakukan koordinasi dan keseimbangan badan. Misalnya ketika berjalan atau berlari dengan berbagai pola adalah karakteristik perkembangan bahasa anak usia SD ditinjau dari segi ...________________
A.
Mental
B.
Psikomotorik
C.
Sosial
D.
Emosional
5

KD 1.1 Analisis Perkembangan Bahasa Anak Usia SD
Anak dapat menampilkan sifat ingin tahu
adalah karakteristik perkembangan bahasa anak usia SD ditinjau dari segi ...________________
A.
Mental
B.
Psikomotorik
C.
Sosial
D.
Emosional
6

KD 1.1 Analisis Perkembangan Bahasa Anak Usia SD
Anak dapat menunjukkan sikap marah dalam kondisi yang wajar
adalah karakteristik perkembangan bahasa anak usia SD ditinjau dari segi ...________________
A.
Mental
B.
Psikomotorik
C.
Kognitif
D.
Emosional
7

KD 1.1 Analisis Perkembangan Bahasa Anak Usia SD
Faktor kendala yang mempengaruhi keterampilan berbahasa anak adalah sebagai berikut, kecuali...________________
A.
Jenis Kelamin
B.
Keluarga
C.
Keinginan dan Dorongan Komunikasi
D.
Kebiasaan
8

KD 1.1.2 Aspek Membaca di kelas rendah
tahapan proses belajar membaca bagi siswa sekolah dasar kelas awal biasanya menggunakan metode membaca________________
A.
Ejaan per ejaan
B.
Skimming
C.
Permulaan
D.
Cepat
9

KD 1.1.2 Aspek Membaca di kelas rendah
Dalam pembelajaran membaca permulaan, ada beberapa metode yang dapat digunakan, kecuali ...________________
A.
metode kupas rangkai suku kata
B.
metode kata lembaga
C.
metode SAS
D.
metode eja
10

KD 1.1.2 Aspek Membaca di kelas rendah
Berikut diberikan studi kasus :
Mula-mula diberikan kalimat secara keseluruhan. Kalimat itu diuraikan atas kata-kata yang mendukungnya. Dari kata-kata itu kita ceraikan atas suku-suku katanya dan akhirnya atas huruf-hurufnya. Kemidian huruf-huruf itu kita sintetiskan kembali menjadi suku kata, suku kata menjadi kata dan kata menjadi kalimat.
Berdasarkan studi kasus , metode membaca permulaan yang tepat digunakan adalah ...________________
A.
Metode Alfabet
B.
Metode Suku Kata
C.
Metode SAS
D.
Metode Cerita
11

KD 1.1.2 Aspek Membaca di kelas rendah
Kelebihan membaca permulaan adalah sebagai berikut ...________________
A.
Mempunyai nilai strategis bagi pengembangan kepribadian dan kemampuan siswa.
B.
Meningkatkan nilai siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia
C.
Meningkatkan kemandirian siswa dalam membaca
D.
Mempermudah menghafal kata-kata
12

KD 1.1.2 Aspek Membaca di kelas rendah
Metode yang merupakan penyempurnaan metode alphabet dengan mengajarkan bunyi-bunyi bahasa sebagai pengganti huruf-huruf berdasarkan ucapan hurufnya adalah metode membaca permulaan ...________________
A.
Metode Suku Kata
B.
Metode Kata-kata
C.
Metode Cerita
D.
Metode Suara
13

KD 1.1.3 Aspek Menulis di kelas tinggi
Pendekatan menekankan keterpaduan empat aspek keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis) dalam pembelajaran adalah salah satu Pendekatan yang disarankan dalam pembelajaran menulis yang disebut ...________________
A.
pendekatan komunikatif
B.
Pendekatan integratif
C.
Pendekatan keterampilan proses
D.
Pendekatan tematis
14

KD 1.1.3 Aspek Menulis di kelas tinggi
Teknik menulis cerita terdiri atas hal-hal sebagai berikut, kecuali ...________________
A.
menjawab pertanyaan
B.
membuat kalimat
C.
subtitusi
D.
persuasi
15

KD 1.1.3 Aspek Menulis di kelas tinggi
Model pembelajaran menulis cerita/cerpen di SD meliputi hal-hal berikut, kecuali ...________________
A.
Menceritakan gambar
B.
Melanjutkan cerita
C.
Menceritakan pengalaman
D.
Mendeskripsikan cerita
16

KD 1.1.3 Aspek Menulis di kelas tinggi
Teknik menulis cerita terdiri atas hal-hal sebagai berikut, kecuali ...________________
A.
menjawab pertanyaan
B.
membuat kalimat
C.
subtitusi
D.
persuasi
17

KD 1.2.1 Memilih berbagai Metode Menulis Permulaan
1). Menulis huruf lepas.
2). Merangkaikan huruf lepas menjadi suku kata.
3). Merangkaikan suku kata menjadi kata.
4). Menyusun kata menjadi kalimat. (Djauzak, 1996:4)
Tahapan diatas adalah Teknik Menulis Permulaan dengan metode ...________________
A.
Metode Eja
B.
Metode Kata Lembaga
C.
Metode SAS
D.
Metode Global
18

KD 1.2.1 Memilih berbagai Metode Menulis Permulaan
1). Mengenalkan kata
2). Merangkaikan kata antar suku kata
3). Menguraikan suku kata atas huruf-hurufnya
4). Menggabungkan huruf menjadi kata (Djauzak, 1996:5)
Tahapan diatas adalah Teknik Menulis Permulaan dengan metode ...________________
A.
Metode Eja
B.
Metode Kata Lembaga
C.
Metode SAS
D.
Metode Global
19

KD 1.2.1 Memilih berbagai Metode Menulis Permulaan
Metode dengan memulai pengajaran membaca dan menulis permulaan dengan membaca kalimat secara utuh yang ada di bawah gambar. Menguraikan kalimat dengan kata-kata, menguraikan kata-kata menjadi suku kata disebut dengan metode ...________________
A.
Metode Eja
B.
Metode Kata Lembaga
C.
Metode SAS
D.
Metode Global
20

KD 1.2.1 Memilih berbagai Metode Menulis Permulaan
Suatu pembelajaran menulis permulaan yang didasarkan atas pendekatan cerita yakni cara memulai mengajar menulis dengan menampil cerita yang diambil dari dialog siswa dan guru atau siswa dengan siswa disebut dengan metode________________
A.
Metode Eja
B.
Metode Kata Lembaga
C.
Metode SAS
D.
Metode Global
21
KD 1.2.1 Memilih berbagai Metode Menulis Permulaan
menulis kartu huruf, kartu suku kata, kartu kata dan kartu kalimat, sementara sebagian siswa mencari huruf, suku kata dan kata, guru dan sebagian siswa menempel kata-kata yang tersusun sehingga menjadi kalimat yang berarti adalah contoh metode ...________________
A.
Metode Eja
B.
Metode Kata Lembaga
C.
Metode SAS
D.
Metode Global
22

KD 1.2.2 Merancang berbagai kegiatan menulis di kelas tinggi
Berikut adalah kegiatan menulis lanjutan di kelas tinggi, kecuali...________________
A.
menulis tentang berbagai topik
B.
menulis pengumuman
C.
menulis pantun
D.
menulis memo
23

KD 1.2.3 Perencanaan dan Pelaksanaan evaluasi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Perencanaan Pengajaran meliputi hal-hal berikut, kecuali...________________
A.
tujuan apa yang hendak dicapai
B.
memilih bahan ajar
C.
proses belajar mengajar
D.
alat penilaian
24

KD 1.2.3 Perencanaan dan Pelaksanaan evaluasi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
karakteristik perencanaan pengajaran yang baik hendaknya mengandung prinsip sebagai berikut...________________
A.
Memiliki sikap objektif rasio (tepat dan masuk akal), komprehensif dan sistematis (menyeluruh dan tersusun rapi).
B.
Merupakan suatu wahana atau wadah untuk mengembangkan segala potensi yang ada dan dimiliki oleh anak didik.
C.
Mengendalikan kekuatan sendiri, bukan didasarkan atas kekuatan orang lain.
D.
Melakukan studi kasus yang berkesinambungan.
25

KD 1.2.3 Perencanaan dan Pelaksanaan evaluasi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
tahap mengumpulkan informasi tentang keadaan objek evaluasi (siswa) dengan menggunakan teknik tes atau nontes disebut tahapan ...________________
A.
Tahap Tindak Lanjut
B.
Tahap Persiapan
C.
Tahap Pelaksanaan
D.
Tahap Pengolahan Hasil
26

KD 1.3.1 Merumuskan hakikat (pengertian,tujuan,jenis,manfaat) membaca
membaca yang mengutamakan isi bacaan sebagai ungkapan pikiran, perasaan, dan kehendak penulis. Bila hanya ingin mengetahui isinya, membaca cerdas bersifat lugas. Akan tetapi, bial maksudnya untuk memahami dan memilki isi bacaan, maka tergolong kedalam membaca jenis ...________________
A.
Membaca cerdas atau membaca dalam hati
B.
Membaca bahasa
C.
Membaca teknis
D.
Membaca bebas
27

KD 1.3.1 Merumuskan hakikat (pengertian,tujuan,jenis,manfaat) membaca
membaca sesuatu atas kehendak sendiri tanpa adanya unsur paksaan dari luar. Unsur dari luar misalnya guru, orang tua, teman, atau pihak-pihak lain, termasuk jenis membaca________________
A.
Membaca cerdas atau membaca dalam hati
B.
Membaca bahasa
C.
Membaca teknis
D.
Membaca bebas
28

KD 1.3.1 Merumuskan hakikat (pengertian,tujuan,jenis,manfaat) membaca
1. menggunakan ucapan yang tepat,
2. menggunakan frase yang tepat,
3. menggunakan intonasi suara yang wajar,
4. dalam posisi sikap yang baik,
5. menguasai tanda-tanda baca,
6. membaca dengan terang dan jelas,
keterampilan di atas, harus dipunyai dalam jenis membaca ...________________
A.
Membaca cerdas atau membaca dalam hati
B.
Membaca bahasa
C.
Membaca teknis
D.
Membaca nyaring
29

KD 1.3.1 Merumuskan hakikat (pengertian,tujuan,jenis,manfaat) membaca
Hal berikut dilakukan seseorang ketika membaca survai , kecuali ...________________
A.
memeriksa judul bacaan/buku, kata pengantar, daftar isi dan malihat abstrak(jika ada)
B.
memeriksa bagian terahkir dari isi (kesimpulan) jika ada
C.
memeriksa indeks dan apendiks(jika ada)
D.
membaca biografi pengarang
30

KD 1.3.1 Merumuskan hakikat (pengertian,tujuan,jenis,manfaat) membaca
Membaca jenis ini biasanya dilakukan seseorang membaca demi kesenangan, membaca bacaan ringan yang mendatangkan kesenangan, kegembiraan sebagai pengisi waktu senggang.
Berdasarkan karakteristik diatas, kegiatan tersebut termasuk ke dalam membaca jenis ...________________
A.
Membaca Survai (Survey Reading)
B.
Membaca Sekilas
C.
Membaca Dangkal (Superficial Reading)
D.
Membaca Nyaring
31

KD 1.3.1 Merumuskan hakikat (pengertian,tujuan,jenis,manfaat) membaca
Berikut adalah tujuan umum dalam aktifitas membaca, kecuali ...________________
A.
Membaca untuk memperoleh perincian-perincian atau fakta-fakta (reading for details or facts). Membaca tersebut bertujuan untuk menemukan atau mengetahui penemuan-penemuan telah dilakukan oleh sang tokoh, untuk memecahkan masalah-masalah yang dibuat oleh sang tokoh.
B.
Membaca untuk mengetahui ukuran atau susunan, organisasi cerita (reading for sequenceor organization). Membaca tersebut bertujuan untuk mengetahui bagian-bagian cerita dan hubungan antar bagian-bagian cerita.
C.
Membaca untuk menyimpulkan atau membaca inferensi (reading for inference).
D.
Membaca untuk memperoleh kekurangan suatu buku (finding mistakes).
32

KD 1.3.3 menemukan pesan pokok utama sebuah berita
Simak penggalan berita berikut .
Hebat, Siswa Indonesia Pertahankan Tradisi Emas di Olimpiade Fisika!
Tim Olimpiade Fisika Indonesia
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Luar biasa. Lima siswa Indonesia yang dikirim ke ajang Olimpiade Fisika atau International Physics Olympiad (IPhO) ke-41 di Zagreb, Kroasia, 17-25 Juli, berhasil menyabet empat medali emas dan satu perak.
Pelajar yang menyumbang emas adalah Muhammad Sohibul Maromi (SMAN 1 Pamekasan, Madura), Christian George Emor (SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, Sulawesi Utara), David Giovanni (SMAK Penabur Gading Serpong, Banten), dan Kevin Soedyatmiko (SMAN 12, Jakarta). Sedangkan medali perak berhasil diraih oleh Ahmad Ataka Awwalur Rizqi (SMAN 1, Yogyakarta).
Prestasi ini jauh lebih baik dibanding ajang Olimpiade Fisika ke-40 di Merida Yucatan, Meksiko, 2009 yang lalu. Saat itu, delegasi siswa Indonesia merebut satu medali emas, dua medali perak, dan satu perunggu.
Hasil empat medali emas dan satu perak ini, hampir menyamai prestasi terbaik sebelumnya pada ajang Olimpiade Fisika ke-37 di Singapura. Saat itu siswa Indonesia tidak hanya berhasil menyabet 4 medali emas, namun juga meraih predikat `Absolute Winner` atas nama Mailoa Jonathan Pradana (SMAK 1 BPK Penabur Jakarta). Tapi yang terpenting lagi, pelajar Indonesia berhasil mempertahankan tradisi emas di setiap ajang Olimpiade Fisika.
Red: Endro Yuwanto
Peristiwa yang diberitakan adalah ...________________
A.
siswa Indonesia pertahankan tradisi emas di Olimpiade Matematika
B.
siswa Indonesia pertahankan tradisi emas di Olimpiade Fisika
C.
siswa Indonesia menyumbang emas di Olimpiade Matematika
D.
siswa Indonesia menyumbang perak di Olimpiade Fisika
33

KD 1.3.3 menemukan pesan pokok utama sebuah berita
Simak penggalan berita berikut .
Hebat, Siswa Indonesia Pertahankan Tradisi Emas di Olimpiade Fisika!
Tim Olimpiade Fisika Indonesia
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Luar biasa. Lima siswa Indonesia yang dikirim ke ajang Olimpiade Fisika atau International Physics Olympiad (IPhO) ke-41 di Zagreb, Kroasia, 17-25 Juli, berhasil menyabet empat medali emas dan satu perak.
Pelajar yang menyumbang emas adalah Muhammad Sohibul Maromi (SMAN 1 Pamekasan, Madura), Christian George Emor (SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon, Sulawesi Utara), David Giovanni (SMAK Penabur Gading Serpong, Banten), dan Kevin Soedyatmiko (SMAN 12, Jakarta). Sedangkan medali perak berhasil diraih oleh Ahmad Ataka Awwalur Rizqi (SMAN 1, Yogyakarta).
Prestasi ini jauh lebih baik dibanding ajang Olimpiade Fisika ke-40 di Merida Yucatan, Meksiko, 2009 yang lalu. Saat itu, delegasi siswa Indonesia merebut satu medali emas, dua medali perak, dan satu perunggu.
Hasil empat medali emas dan satu perak ini, hampir menyamai prestasi terbaik sebelumnya pada ajang Olimpiade Fisika ke-37 di Singapura. Saat itu siswa Indonesia tidak hanya berhasil menyabet 4 medali emas, namun juga meraih predikat `Absolute Winner` atas nama Mailoa Jonathan Pradana (SMAK 1 BPK Penabur Jakarta). Tapi yang terpenting lagi, pelajar Indonesia berhasil mempertahankan tradisi emas di setiap ajang Olimpiade Fisika.
Red: Endro Yuwanto
Lima siswa Indonesia berhasil mendapatkan ...________________
A.
4 emas , 1 perak
B.
1 emas, 4 perak
C.
3 emas, 2 perak
D.
2 perak , 3 emas
34

KD 1.3.4 menemukan pesan pokok dalam wacana naratif seperti cerita rakyat, puisi
Surat dari ibu
Jika bayang telah pudar
Dan elang laut pulang ke sarang
Angin bertiup ke benua
Tiang – tiang akan kering sendiri
Dan nahkoda sudah tau pedoman
Boleh engkau datang padaku
Makna lambang dari nahkoda sudah tahu pedoman adalah…
________________
A.
Sudah mencari pedoman hidup
B.
Sudah menemukan arah dan tujuan
C.
Sudah berilmu dan berpengalaman
D.
Sudah mempunyai pasangan hidup
35

kd 1.3.5 membandingkan berbagai jenis wacana bahasa indonesia (deskripsi narasi)
Pendekatan untuk mendapat tanggapan emosional pembaca ataupun kesan pembaca adalah contoh Pendekatan Deskripsi jenis ...________________
A.
Pendekatan Ekspositoris.
B.
Pendekatan Impresionistik
C.
Pendekatan menurut sikap pengarang
D.
Pendekatan Realistik
36

kd 1.3.5 membandingkan berbagai jenis wacana bahasa indonesia (deskripsi narasi)
Prinsip-Prinsip karangan Narasi sebagai berikut, kecuali ...________________
A.
Alur
B.
Penokohan
C.
Amanat
D.
Sudut Pandang
37

kd 1.3.5 membandingkan berbagai jenis wacana bahasa indonesia (deskripsi narasi)
1. Menentukan tema atau amanat apa yang akan disampaikan.
2. Menetapkan sasaran pembaca.
3. Merancang peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema perkembangan,dan akhir cerita.
5. Memerinci peristiwa-peristiwa utama ke dalam detail-detail peristiwa sebagai pendukung cerita.
6. Menyusun tokoh dan perwatakan,serta latar dan sudut pandang.
Karakteristik diatas adalah pengembengan dari paragraf...________________
A.
Narasi
B.
Deskprisi
C.
Ekspositoris
D.
Sudut Pandang
Persuasif
38

kd 1.3.5 membandingkan berbagai jenis wacana bahasa indonesia (deskripsi narasi)
Karangan narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat disebut ...________________
A.
Narasi Informatif
B.
Narasi Ekspositoris
C.
Narasi Sugestif
D.
Narasi Artistik
39

kd 1.3.5 membandingkan berbagai jenis wacana bahasa indonesia (deskripsi narasi)
Ciri karangan Narasi yang benar adalah ...
________________
A.
Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan, Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.
Berusaha
B.
Ada konfiks, menjawab pertanyaan "apa yang terjadi?"
C.
Dirangkai dalam urutan waktu, menggambarkan dengan jelas suatu peristiwa
D.
Berisi ajakan, dirangkai dalam urutan waktu
40

kd 1.3.5 membandingkan berbagai jenis wacana bahasa indonesia (deskripsi narasi)
Langkah menyusun paragraf deskripsi yang benar adalah ...
(1).Tentukan objek atau tema yang akan dideskripsikan.
(2).Mengumpulkan data dengan mengamati objek yang akan dideskripsikan.
(3).Menyusun data tersebut ke dalam urutan yang baik (menyusun kerangka karangan).
(4).Menguraikan kerangka karangan menjadi dekripsi yang sesuai dengan tema yang ditentukan.
(5).Tentukan tujuan.
________________
A.
1-5-2-3-4
B.
1-5-4-3-2
C.
1-5-3-2-4
D.
1-3-4-2-5
41

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
Dalam tahap ini penyajian yang dilakukan melalui tindakan anak secara langsung terlihat dalam memanipulasi (mengotak atik)objek.
Proses tersebut menurut Bruner dikategorikan ke dalam model ...________________
A.
Tahap Enaktif
B.
Tahap Ikonik
C.
Tahap Simbolik
D.
Tahap Implikatif
42

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
Dalam tahap ini kegiatan penyajian dilakukan berdasarkan pada pikiran internal dimana pengetahuan disajikan melalui serangkaian gambar-gambar atau grafik yang dilakukan anak
Proses tersebut menurut Bruner dikategorikan ke dalam model ...________________
A.
Tahap Enaktif
B.
Tahap Ikonik
C.
Tahap Simbolik
D.
Tahap Implikatif
43

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
Objek belajar matematika dibagi kedalam Objek Langsung dan Objek Tak Langsung
Hal tersebut adalah teori belajar Matematika menurut ...________________
A.
Robert M. Gagne
B.
Jerome S. Burner
C.
Thorndike
D.
Skinner
44

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
Perhatikan contoh berikut.
Budi mempunyai 2 pinsil, kemudian ibunya memberikannya lagi 3 pinsil.Berapa banyak pinsil Budi sekarang ?
Hal tersebut dikemukakan Bruner dalam Proses Pembelajaran Matematika dalam tahap ...________________
A.
Simbolik
B.
Ikonik
C.
Implikatif
D.
Enaktif
45

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
Perhatikan gambar disamping
Ilustrasi di samping dikemukakan Bruner dalam Proses Pembelajaran Matematika dalam tahap ...________________
A.
Simbolik
B.
Ikonik
C.
Implikatif
D.
Enaktif
46

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
Perhatikan contoh berikut.
Contoh : 2 pinsil + 3 pinsil = …pinsil
Contoh tersebut dikemukakan Bruner dalam Proses Pembelajaran Matematika dalam tahap ...________________
A.
Simbolik
B.
Ikonik
C.
Implikatif
D.
Enaktif
47

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
Perhatikan contoh berikut.
penjumlahan bilangan positif dan negatif siswa mencoba sendiri dengan menggunakan garis bilangan.
Contoh tersebut dikemukakan Bruner dalam Teorema Pembelajaran Matematika ...________________
A.
Penyusunan
B.
Notasi
C.
Pengkontrasan dan Keanekaragaman
D.
Pengaitan
48

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
Perhatikan contoh berikut.
Guru menjelaskan persegi panjang, disertai juga kemungkinan jajaran genjang dan segi empat lainnya selain persegi panjnag. Dengan demikian siswa dapat membedakan apakah segi empat yang diberikan padanya termasuk persegi panjang atau tidak.
Contoh tersebut dikemukakan Bruner dalam Teorema Pembelajaran Matematika ...________________
A.
Penyusunan
B.
Notasi
C.
Pengkontrasan dan Keanekaragaman
D.
Pengaitan
49

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
Tahap pembelajaran Matematika menurut Van Halle adalah sebagai berikut, kecuali ..________________
A.
Tahap Pengenalan
B.
Tahap Pengurutan
C.
Tahap Analisis
D.
Tahap Penyimpulan
50

Kd 3.1.1 Merancang aktivitas pembelajaran berdasarkan prinsip dan teori pembelajaran matematika
· Matematika untuk tujuan pembelajaran dianalisis sebagai kumpulan fakta yang berdiri sendiri dan tidak saling berkaitan.
· Anak diharuskan menguasai unsur-unsur yang banyak sekali tanpa diperhatikan pengertiannya.
· Anak mempelajari unsur-unsur dalam bentuk seperti yang akan digunakan nanti dalam kesempatan lain.
· Anak akan mencapai tujuan ini secara efektif dan efisien dengan melalui pengulangan.
Teori Pembelajaran Matematika tersebut dikemukakan oleh ...________________
A.
Skinner
B.
Piaget
C.
Van Brownell
D.
Thorndike
Sumber : Benihpagi.com

0 Response to "Contoh Latihan Soal UKG SD Bagian 1 (soal 1-50)"

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkunjung dan membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar, Jangan Lupa Like Halaman FB Info Seputar Madrasah