Cerita Mendidik Buah dari Persahabatan Semut dan Burung Kutilang

Selamat pagi sahabat infos87, dalam pagi yang cerah infos87 akan bercerita, semoga cerita ini sebagai bahan ajar, atau cerita sebelum tidur untuk anak-anak sahabat, cerita ini berjudul:

Buah dari Sahabat antara Semut dan Burung Kutilang

Zaman dahulu di sebuah hutan yang lebat hiduplah banyak binatang, dalam hutan ada istilah hukum rimba siapa yang kuat dia yang dapat, siapa yang kalah akan selamanya menjadi budak dari yang kuat.

Pada suatu Hari terdengar “Tolong-Tolong...............” teriak semut yang tercebur dalam sungai hingga hampir tidak bisa bernafas “haep.....haep......haep.....” semut dalam air.

Semut itu terus menggerakkan kaki dan tangannya, maksut untuk berenang, tetapi apa daya kekutan air yang sangat deras hingga semut tidak bisa berenang ke tepi, malah semut terbawa arus hingga ditengah sungai.

Pada saat itu juga terdengar suara kutilang dan melihat semut tenggelam, lalu burung kutilang terbang mendekati semut sambil membawa sepucuk daun. Lalu daun itu di jatuhkan tepat diatas semut yang ada disungai itu.

Semut yang sudah kehabisan tenaga itu cepat-cepat meraih daun itu, walaupun semut itu sudah kehabisan tenaga, tetap semut mampu meraih daun itu, setelah mendapatkan daun dan duduk diatasnya, semut tenang dan mengambil nafas.

Sekarang semut sudah aman dan tidak ada diair lagi, walaupun begitu Semut itu tetap terbawa arus karena duduk diatas daun. Melihat keadaan itu yang nasibnya semut memperhatinkan, sekali lagi burung kutilang memberikan pertolongan yang kedua kalinya. Daun yang ada di air itu di ambil dengan paruhnya.

“Terima kasih burung kutilang, aku sudah kamu tolong” Kata Semut. “ Kalau tidak ada kamu tolong mungkin saja saya sudah mati “ lanjut semut.


“sama-sama Mut, Sudah kewajiban kita harus tolong menolong” jawab Burung Kutilang.

Setelah mengucapkan terima kasih semut lalu berpamitan semut pulang kerumahnya dan burung Kutilang Terbang mencari makan.
Sampai dirumah Semut menceritakan kejadian yang sudah terjadi kepada keluarganya. Semut tidak menyangka zaman sekarang masih ada hewan yang masih baik hati yang mau menolong sesamanya.

Setelah kejadian itu semut dalam hati akan membalas budi kebaikan burung kutilang, dan akan membantu siapapun yang  membutuhkannya.

Pada suatu hari, semut dan hewan lain sedang duduk-duduk dan beristirahat sambil mendengarkan kicaun burung kutilang yang sangat merdu itu. Tidak disangka saat burung kutilnag bersenang-senang diatas pohon, dibawahnya ada seorang pemburu, yang mana pemburu itu sudah bersiap untuk menembak burung kutilang itu.

Melihat keadaan itu segera saja semut itu berlari dan masuk dalam celana pemburu itu.
Bersamaan dengan suara tembakan terdengar juga jeritan pemburu itu “ Waduuuuuuuuh”

Akibat kaget merasakan ada gigitan semut maka tembakan pemburu itu meleset. Tembakan itu tidak mengenai burung kutilang tapi ranting yang dijadikan duduk burung kutilang, burung kutilang kaget dan terbang bersama-sama temannya.

Semut  merasa sangat senang sekali karena sudah bisa membalas budi kepada burung kutilang. Akhirnya burung kutilang pun menemui semut dan mengucapkan banyak terima kasih.

Setelah kejadian itu persahabatan antara semut dan burung kutilang semakin dekat dan baik.

Sahabat infos87, ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita diatas, bahwa kita hidup didunia ini tidak bisa hidup sendiri karena kita adalah makhluk sosial yang selalu butuh terhadap sesama. Perbanyaklah persahabatan karena dengan banyak sahabat kita lebih punya banyak kerabat.
Sekian dulu dari Infos87,,, kita berjumpa lagi,,,,,, besuk

Itulah manfaat dari sahabat jika  

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel